Sharing Device
Sharing device adalah proses pemakaian bersama periferal komputer dalam sebuah jaringan. Komputer pada jaringan tempat periferal terpasang secara fisik disebut server periferal itu, contohnya server printer.
Protokol sharing device
Protol TCP/IP merupakan protokol default yang dipilih oleh Ms.windows. untuk sharing device juga digunakan protokol TCP/IP dengan setting komponen tertentu.
Komputer yang bertindak sebagai server printer itu sebelumnya harus dilakukan pengaturan konfigurasi printer yang memungkinkan pengaksesan printer tersebut oleh anggota jaringan lain. Sebuah file atau folder (hard disk) juga dapat dishare agar dapat diakses oleh seluruh anggota jaringan,begitu pula drive (disk drive ataupun CD ROM). Seperti telah diulas sebelumnya, pemakaian bersama periferal ini dapat menghemat waktu, tenaga, biaya, dan sumber daya. Kita tidak perlu mendatangi komputer yang tersambung dengan printer untuk mencetak dokumen dikomputer kita (hemat waktu dan tenaga), pencetakan dapat kita lakukan melalui komputer kita dengan mengakses printer dikomputer lain tempat printer terpasang. Kita juga tidak perlu meng-copy file di komputer lain ke dalam disket ataupun CD untuk di-copy ke komputer kita (hemat biaya), prng-copy-an dapat dilakukan melalui shared folder. Untuk file-file yang dipakai bersama, tiap anggota jaringan tak perlu meng-copy ke masing-masing komputer, cukup salah satu anggota jaringan meletakkannya dalam shared folder (hemat kapasitas hard disk).
Protokol TCP/IP merupakan protokol default yang dipilih oleh MS.Windows. untuk sharing device juga digunakan protokol TCP/IP dengan setting komponen tertentu. Jika kita lihat kotak dialog Local Area Conecction Properties seperti pada saat melakukan setting IP dan DNS server, ada komponen bernama File and Printer Sharing for Microsoft Network. Kotak disebelah kiri komponen itu harus terseleksi agar kita dapat sharing file dan printer.
A. Sharing Folder
Langkah - langkah tambahan yang bisa dilakukan sebelum melakukan Sharing file and printer.
1. Masuk Control Panel, lalu klik Network and Sharing Center.
2. Klik Change Advanced Sharing Network, lalu pastikanPassword protected sharing pada pilihan Home or Work / Public (tergantung pada jaringan mana anda sharing file) pastikan bahwa pilihan Protected password sharing pada pilihan Turn off.
Langkah - langkah :
- Pilih folder yang akan di sharing, yang akan saya contohkan saya akan sharing salah satu folder lagu saya. Pada folder yang akan di sharing klik kanan lalu arahkan kursor pada pilihan Share with lalu pilih Spesific people..(atau jika anda mempunyai / tergabung di homegroup dan ingin sharing folder sesama anggota bisa pilih pilihan yang diatas).
- Pada jendela baru yang terbuka anda disuruh untuk mengisi kepada siapa folder itu di sharing dan tingkat wewenangnya terhadapa folder tersebut, klik segitiga kebawah untuk melihatmenu dropdown, lalu pilih everyone atau anda juga bisa pilih pilihan yang lain sesuai kepada siapa anda sharing folder(guest, Create new user) lalu klik add, tapi agar memudahkan bisa pilih everyone dan atur permission levelnya sesuai diinginkan (read, read & write) dan klik share.
- Jika berhasil akan aka ada pesan "your folder is shared". Sekarang anda suda berhasil melakukan sharing folder.
Melihat Folder yang sudah di shared
- Pada komputer B masuk My computer, lalu klik pada kotak addressnya dan tuliskan nama komputer A, yang saya contohkan diatas komputer A bernama BANGUNH-PC atau juga bisa menulisan IP address komputer A, penulisannya harus disertai \\ sebelum menuliskan nama pc (contoh : \\BANGUNH-PC) lalu tekan enter. Untuk yang belum tahu cara melihat, mengganti nama komputer bisa dilihat pada post saya berikutnya
- Jika berhasil folder yang dishare tadi akan muncul.